NewsNewsTahfidz

Sambut Hari Santri, MAN 4 Sleman Gelar Muqoddaman Al-Qur’an, Doakan Kemenag Raih WBK dan WBBM

Islami - Berprestasi - Budi Pekerti Mulia

Sleman – Lantunan ayat suci Al-Qur’an menggema di lingkungan MAN 4 Sleman, Kamis (15/10/2026). Seluruh warga madrasah mengikuti Muqoddaman Al-Qur’an sebagai ikhtiar spiritual untuk memohon keberkahan sekaligus mendoakan Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Sleman meraih predikat Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM). Kegiatan ini sekaligus menjadi pembuka rangkaian peringatan Hari Santri Nasional 2026 di MAN 4 Sleman.

Kegiatan yang berlangsung usai salat Zuhur hingga menjelang Asar tersebut diikuti murid, guru, pegawai, serta mahasiswa Praktik Pengajaran Lapangan (PPL) dari Universitas Islam Indonesia dan Universitas Darussalam Gontor. Para peserta membaca Al-Qur’an secara berkelompok di sejumlah lokasi, yakni Aula Madrasah lantai 2, Masjid An-Najah, dan Aula Masjid lantai 1.

Kepala MAN 4 Sleman, Drs. Ahmad Arif Makruf,M.A.,M.Si menegaskan bahwa muqoddaman memiliki dua tujuan penting, yaitu memohon kelancaran bagi Kemenag Kabupaten Sleman dalam meraih predikat WBK dan WBBM serta mengawali rangkaian kegiatan Hari Santri.

“Muqoddaman ini kita laksanakan untuk mendoakan Kantor Kementerian Agama Kabupaten Sleman agar sukses meraih predikat WBK dan WBBM. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi awal rangkaian kegiatan Hari Santri di MAN 4 Sleman,” ungkapnya.

Koordinator Keagamaan MAN 4 Sleman, Amrih Latifah,M.Ag menjelaskan bahwa kegiatan dilaksanakan dengan pembagian kelompok agar seluruh peserta dapat berpartisipasi secara tertib dan khusyuk. Sebanyak 30 qari dan qariah membaca Al-Qur’an di Aula Madrasah lantai 2.  Murid putra dibagi menjadi 15 kelompok di Masjid An-Najah, sedangkan murid putri menjadi 15 kelompok di Aula Masjid lantai 1. Setiap kelompok mendapat bagian membaca satu juz dengan pendampingan guru atau pegawai.

Menurut Amrih, muqoddaman bukan sekadar membaca Al-Qur’an hingga khatam, tetapi juga menjadi sarana membangun kebiasaan baik dan memperkuat kebersamaan di lingkungan madrasah. Hal itu terlihat dari keterlibatan murid hafidzul Qur’an yang turut membantu teman sebaya maupun adik kelas yang belum lancar membaca Al-Qur’an.

Melalui pendampingan tersebut, murid tidak hanya berlatih membaca Al-Qur’an, tetapi juga belajar berbagi ilmu, menumbuhkan kepedulian, dan mempererat ukhuwah Islamiyah. Nilai-nilai tersebut diharapkan tumbuh dalam keseharian sehingga kecintaan terhadap Al-Qur’an tidak berhenti pada kegiatan seremonial, melainkan menjadi bagian dari pembentukan karakter.

Rangkaian kegiatan menyambut Hari Santri Nasional di MAN 4 Sleman berlanjut dengan Semaan Setulegen, Sabtu Legi (17/10/2026).  Peringatan juga akan dimerihakan berbagai lomba keagamaan oleh OSIS, serta ditutup dengan upacara peringatan Hari Santri pada Kamis (22/10/2026).

Melalui kegiatan ini, MAN 4 Sleman berharap semangat Hari Santri semakin menguatkan kecintaan warga madrasah terhadap Al-Qur’an, mendorong lahirnya generasi yang beriman dan berakhlak mulia, serta menumbuhkan kepedulian terhadap terwujudnya tata kelola pemerintahan yang bersih, berintegritas, dan melayani.  (eds)

Show More

Related Articles

Back to top button
-->