News

Guru MAN 4 Sleman Baksos di Barak Pengungsi

Empati & Bakti Guru Lindungi Negeri

Sleman (MAN 4 Sleman) – Peringatan hari guru nasional (HGN) di MAN 4 Sleman dilaksanakan dengan berbagai kegiatan diantaranya Muqodaman Al-Qurán 30 Juz bakti guru lindungi negeri, mengikuti Garda Kagum (Gerakan pemberdayaan komunitas guru madrasah) dan peluncuran Sipanjat Padi (Aplikasi Belanja TPG untuk Pengembangan Diri), upacara virtual dilanjutkan dengan bakti sosial (baksos) di Glagaharjo Cangkringan.  Usai mengikuti upacara HGN, guru-guru mengumpulkan dana untuk baksos.  Menurut Drs. Jendra Puji Susanto, wakil kepala madrasah urusan humas, baksos peyerahan bahan kebutuhan pokok seperti beras, teh, kopi gula, mie instant, hingga air mineral dengan total satu juta rupiah.  “Wujud kepedulian guru-guru untuk saudara-saudara kita yang mengungsi, empati kepada mereka.  Apalagi madrasah kami juga sudah di-survey untuk tempat pengungsian jika terjadi bencana,” tegasnya.

Rombongan 13 guru MAN 4 Sleman dipimpin Dwi Astuti Handayani.S.Pd wakil kepala madrasah.  Penyerahan secara simbolis oleh Edy Purwanto,S.Pd diterima Surono Kamituwo Glagaharjo dan Suparno petugas di barak pengungsian kelurahan setempat.   Rombongan kemudian menempati kursi-kursi yang sudah disediakan bagi tamu, di batas masuk menuju barak pengungsi.  “Semua yang akan masuk di sini harus swab, semua wajib mengikuti protocol Kesehatan upaya memutus covid-19, menjamin kesehatan pengungsi.  Ada beberapa bagian seperti logistic pangan dan gizi, Pendidikan, Kesehatan, keamanan semua terdata dan terjadwal.  Agar tidak kecapaian, kegiatan anak-anak terjadwal dengan baik,” jelas Hanifatun Naimi salah satu petugas PPA (Perlindungan Perempuan dan Anak) di Glagaharjo.  Menurut wanita yang biasa dipanggil Mab Ifah itu, Pemerintah Kabupaten Sleman memang mendirikan Posko PPA sebagai upaya perlindungan karena barak pengungsian dihuni banyak lansia, ibu hamil dan anak-anak.

Rombongan juga ramah-tamah dengan sebagian relawan, mendapatkan informasi penanganan pengungsian, dapur umum, hingga melihat keceriaan anak-anak didampingi relawan untuk bermain permainan edukatif. (eds)

Show More

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Back to top button