News

MAN 4 Sleman Gelar LDK Upaya Siapkan Pengurus Organisasi Siswa Tangguh Berdedikasi

Sleman (MAN 4 Sleman) – Menjadi pengurus Majlis Permusyawaratan Kelas, Organisasi Siswa Intra Sekolah (OSIS) dan Dewan Ambalan (DA) memiliki peran strategis.  Para pengurus MPK, OSIS dan DA merupakan siswa-siswi terpilih dan diharapkan menjadi motor penggerak kebaikan maupun di madrasah.  “Selamat kalian menjadi siswa terpilih dan menjadi teladan bagi siswa-siswi yang lain.  Selamat mengikuti LDK, insya Allah banyak ilmu dan pengalaman berharga,” ujar Drs. Ahmad Arif Makruf,M.A.,M.Si kepala MAN 4 Sleman saat memberi sambutan dan membuka secara resmi Latihan Dasar Kepemimpinan (LDK) Rabu (30/10/2024) di Hotel Kana Kaliurang Gg. Giri Kondang, Kaliurang, Hargobinangun, Pakem, Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta.

Ahmad Arif Makruf menegaskan bahwa MAN 4 Sleman adalah madrasah teristimewa, yakni terdepan dalam prestasi, Islami dan bermental wirausaha.  “Banyak prestasi regional, nasional hingga internasional diraih siswa-siswi MAN 4 Sleman.  Madrasah terus memotivasi siswa-siswi untuk mengikuti berbagai event lomba untuk meraih kejuaraan,” lanjutnya.   Tahun 2025 MAN 4 Sleman siap menggoncang dunia, berprestasi di berbagai events internasional, untuk itu harus dipersiapkan dengan sungguh-sungguh.  Dan ternyata banyak prestasi diraih oleh Sebagian siswa-siswi MAN 4 Sleman, tegasnya.  Prestasi tersebut misalnya FIKSI, OPSI hingga riset di Malaysia, di mana siswa MAN 4 Sleman meraih prestasi dan penghargaan. Keaktifan di organisasi resmi yang ada di madrasah merupakan kesempatan emas bagi siswa terpilih untuk belajar berorganisasi, tegas Arif. 

Sementara Edy Suparyanto wakil kepala madrasah bidang kesiswaan melaporkan bahwa LDK diikuti oleh 12 pengurus MPK, 25 Pengurus OSIS dan 18 pengurus DA.  Adanya LDK yang diikuti pengurus 3 organisasi tersebut diharapkan akan terjadi sinergitas dalam menjalankan program dan kegiatan.  Materi LDK di antaranya Keorganisasian siswa di Madrasah, penyusunan AD/ART, Forum Group Discussion (FGD), penggabungan matriks kegiatan 3 organisasi, Sehat Jiwa Raga, Organisasi Rahmatan Lil’alamiin, Problem solving dan dinamika kelompok, public speaking, tata tulis surat, penyusunan proposal, LPJ dan ToR, lanjut Edy.  Kegiatan ibadah seperti sholat berjamaah tadarus, serta kajian keislaman, tetap dikedepankan, imbuhnya.  Pemateri berasal dari para guru muda, alumni serta praktisi profesional di bidangnya.  LDK diharapkan menjadi wahana untuk menyiapkan pengurus Tangguh dan berdedikasi dengan kegiatan-kegiatan untuk kemajuan madrasah.  (eds)

Show More

Related Articles

Back to top button
-->