News

Seminar Masail Fiqhiyah di MAN 4 Sleman: Bijak Hadapi Perbedaan

Sleman (MAN 4 Sleman)— Diperlukan kebesaran hati, saling menghargai dan menghormati dalam berbeda pendapat. Agar mampu bersikap toleran, diperlukan wawasan yang luas, tidak mudah menyalahkan dan menyesatkan orang lain, serta menutup celah dan peluang fitnah.

Seperti yang diungkapkan pada Seminar Masail Fiqhiyah, yang digelar oleh Dakwah Hijrah Mahasiswa Direktorat Pendidikan dan Pembinaan Agama Islam (DPPAI) Universitas Islam Indonesia, di MAN 4 Sleman, Jumat (10/11/2023), di Aula lantai 2 madrasah.

Perbedaan dan perselisihan yang sering terjadi, kalau tidak disikapi dengan proposional dan bijak, maka akan dapat memicu rusaknya persatuan dan kesatuan Umat Islam di Indonesia.

Ahmad hafidhuddin Almunawwar selaku narasumber mengungkapkan, banyak perbedaan fikih masalah furu’iyah(masalah cabang) di Masyarakat hingga saat ini. Antara lain; masalah niat sholat, posisi tangan Ketika sholat, membaca Surat Al-Fatihah, Qunut sholat subuh, Sholat jama’ah, Adzan Sholat Jumat, Hari Raya di hari Sholat Jumat, puasa Syawal dan qadha puasa Ramadhan, dan Tahlil.

“Berbeda pendapat dan tradisi boleh, yang penting saling menghormati dan bertoleransi,”Pintanya. Tampak, kegiatan ini diikuti penuh antusias oleh para siswa, hingga akhir kegiatan. (dzl)

Show More

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


The reCAPTCHA verification period has expired. Please reload the page.

Back to top button