Sinergi Orang Tua dan Madrasah, MAN 4 Sleman Perkuat Kolaborasi Wujudkan Generasi Berprestasi
Kolaborasi & Smeangat Melayani

Sleman (MAN 4 Sleman) – Komitmen membangun pendidikan yang berkualitas tidak hanya menjadi tanggung jawab madrasah, tetapi juga membutuhkan keterlibatan aktif orang tua. Berangkat dari semangat tersebut, MAN 4 Sleman bersama Komite Madrasah menggelar Pertemuan Orang Tua/Wali Murid Kelas X Tahun Ajaran 2026/2027, Kamis (23/7/2026), di Aula 1 MAN 4 Sleman. Pertemuan ini menjadi momentum untuk mempererat sinergi antara madrasah dan keluarga dalam mendampingi tumbuh kembang peserta didik.
Kepala MAN 4 Sleman, Drs. Ahmad Arif Makruf, M.A., M.Si., mengawali kegiatan dengan menyampaikan apresiasi atas kepercayaan para orang tua yang telah memilih MAN 4 Sleman sebagai tempat menimba ilmu bagi putra-putri mereka.
“Kami mengucapkan selamat datang dan terima kasih atas kepercayaan Bapak dan Ibu yang telah menitipkan pendidikan putra-putrinya kepada MAN 4 Sleman. Bersama seluruh guru dan tenaga kependidikan, kami siap menjalankan amanah ini dengan sebaik-baiknya demi mengantarkan mereka meraih masa depan yang gemilang,” ujar Arif.
Menurutnya, keberhasilan pendidikan tidak mungkin dicapai hanya oleh sekolah atau madrasah. Dibutuhkan komunikasi yang intensif, kerja sama yang erat, dan komitmen bersama antara madrasah dan keluarga agar peserta didik memperoleh pendampingan yang utuh, baik di lingkungan sekolah maupun di rumah.
“Mendidik anak adalah tanggung jawab bersama. Madrasah akan memberikan layanan pendidikan, pembinaan karakter, serta pendampingan secara maksimal. Namun, dukungan dan perhatian dari keluarga menjadi faktor yang sangat menentukan keberhasilan mereka,” tambahnya.
Pertemuan tersebut dihadiri Ketua Komite Drs. H. Daryono, M.Pd., Sekretaris Komite H. Tuyahmin, S.Ag., Kepala Madrasah, Kepala Urusan Tata Usaha, Wahir Tupono,S.A.P., para wakil kepala madrasah, serta orang tua dan wali murid kelas X. Tingginya antusiasme tampak dari kehadiran lebih dari 90 persen orang tua/wali yang memenuhi Aula 1, menunjukkan besarnya perhatian terhadap pendidikan putra-putri mereka.
Pada sesi berikutnya, Wakil Kepala Madrasah Bidang Kesiswaan, Nuke Koesrini, S.H., memaparkan berbagai program pengembangan peserta didik, mulai dari pembinaan karakter, organisasi kesiswaan, kegiatan ekstrakurikuler, hingga berbagai prestasi nonakademik yang telah diraih siswa MAN 4 Sleman.
Ia menegaskan bahwa setiap anak memiliki potensi yang berbeda dan seluruh potensi tersebut harus difasilitasi agar berkembang secara optimal.
“Setiap siswa memiliki keunggulan dan bakat yang berbeda-beda. Ada yang unggul di bidang olahraga, seni, budaya, keagamaan, riset, maupun akademik. Tugas madrasah adalah memotivasi, mendampingi, dan memfasilitasi mereka agar mampu berkembang dan berprestasi sesuai potensinya,” jelas Nuke.
Ia juga mengajak para orang tua untuk terus memberikan dukungan moral kepada putra-putrinya agar berani mengikuti berbagai kompetisi. Menurutnya, pengalaman mengikuti lomba tidak hanya membangun rasa percaya diri, tetapi juga membuka peluang masa depan yang lebih luas.
“Prestasi akan memberikan banyak manfaat. Selain memperoleh pengalaman, wawasan, jaringan pertemanan, dan uang pembinaan, sertifikat kejuaraan juga dapat menjadi nilai tambah untuk melanjutkan studi ke Perguruan Tinggi Negeri melalui jalur prestasi. Karena itu kami mengajak seluruh orang tua untuk terus memotivasi, mendampingi, dan tentu saja mendoakan putra-putrinya,” ungkapnya.
Sementara itu, Ketua Komite MAN 4 Sleman, Drs. H. Daryono, M.Pd., menjelaskan bahwa komite merupakan lembaga mandiri yang beranggotakan orang tua dan tokoh masyarakat yang memiliki kepedulian terhadap peningkatan mutu pendidikan.
Menurutnya, komite memiliki peran strategis dalam memberikan pertimbangan terhadap kebijakan madrasah, mendukung penyusunan program dan Rencana Kerja dan Anggaran Madrasah (RKAM), serta membantu menggalang dukungan sumber daya untuk menunjang peningkatan kualitas layanan pendidikan.
Dalam pertemuan tersebut juga terbangun kesepahaman antara pihak madrasah, Komite, dan seluruh orang tua untuk bersama-sama mendukung seluruh program pendidikan yang dijalankan MAN 4 Sleman demi terciptanya lingkungan belajar yang aman, nyaman, religius, dan berprestasi.
Pada kesempatan yang sama, Wakil Kepala Madrasah Bidang Humas, Dwi Astuti Handayani, S.Pd., menekankan pentingnya komunikasi yang terbuka antara madrasah dan orang tua. Menurutnya, komunikasi yang baik akan mempercepat penyelesaian berbagai persoalan sekaligus memperkuat pendampingan terhadap perkembangan akademik maupun karakter peserta didik.
Melalui pertemuan ini, MAN 4 Sleman kembali menegaskan komitmennya untuk membangun budaya kolaboratif antara madrasah dan keluarga. Dengan sinergi yang kuat, diharapkan setiap peserta didik mampu tumbuh menjadi generasi yang berakhlak mulia, berprestasi, adaptif terhadap perkembangan zaman, serta siap menghadapi tantangan masa depan. (eds)




