Tim MAN 4 Sleman Berlaga di EXSTRANAS MA Plus Keterampilan VIII 2026
Berdaya Saing Global, Berkarakter Lokal

Lamongan (MAN 4 Sleman) — Semangat untuk berinovasi dan berdaya saing di kancah nasional kembali ditunjukkan oleh madrasah-madrasah di Kabupaten Sleman. Ajang bergengsi Expo dan Rapat Kerja Nasional (EXSTRANAS) Madrasah Aliyah Plus Keterampilan (MAPK) ke-VIII Tahun 2026 resmi dibuka hari ini di Sport Center Lamongan, Jawa Timur . Kegiatan yang berlangsung dari tanggal 10 hingga 13 September 2026 ini menjadi panggung kolaborasi bagi madrasah keterampilan dari seluruh penjuru negeri, termasuk perwakilan dari Sleman.
Afra Naufal Akbar, siswa kelas XII dari MAN 4 Sleman, terpilih sebagai salah satu perwakilan dalam ajang pameran ini. Melalui karya kriyanya, Afra membawa misi untuk menampilkan hasil pembelajaran keterampilan yang tidak hanya estetis, tetapi juga memiliki nilai jual. Keikutsertaannya dalam Finalis Lomba Kriya ini menjadi bukti nyata bahwa siswa madrasah di Sleman mampu bersaing dan berkreasi di tingkat nasional. Ajang ini diharapkan dapat menjadi motivasi bagi siswa lain untuk terus berkarya dan mengasah keterampilan praktis yang relevan dengan kebutuhan zaman .
Kegiatan EXSTRANAS 2026 ini mengusung tema “Berdaya Saing Global, Berkarakter Lokal” . Tema tersebut menekankan pentingnya penguasaan keterampilan modern yang tetap berlandaskan pada nilai-nilai kearifan lokal. Rangkaian acara ini tidak hanya menjadi ajang pameran, tetapi juga menjadi wadah bagi para pengelola madrasah untuk berbagi praktik baik, memperkuat sinergi, serta menyusun strategi pengembangan pendidikan vokasi ke depan .
Partisipasi aktif MAN 4 Sleman dan madrasah lain di Sleman dalam ajang ini menjadi langkah strategis dalam memperkuat eksistensi pendidikan keterampilan. Melalui ajang seperti ini, diharapkan lahir generasi yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga terampil dan siap bersaing di dunia kerja, sejalan dengan visi madrasah yang unggul dan berkarakter.
Seluruh warga MAN 4 Sleman pun mendukung penuh keikutsertaan Tim Ketrampilan ke Lamongan Jawa Timur ini, seperti yang ditulis pada Grup Kedinasan, berupa motivasi dan do’a untuk seluruh siswa dan guru pendamping.
Seperti yang disampaikan Wakabid Akademik, Safitri Ida Kusumastuti, “Nderekke Bu Umi, Bu Esti, Bu Erna, pak Rijal..hati2 di jalan, semoga lancar semuanya, sehat dan anak-anak mendapat pengalaman berharga.” Dan ucapan senada pun mengalir dari guru dan pegawai, sebagai salah satu bukti dukungan penuh kepada tim. (eds)




