
Sleman (MAN 4 Sleman) – Ramadhan tahun ini terasa istimewa bagi para siswa MAN 4 Sleman. Hal itu dikarenakan 6 hingga 19 Maret 2025, diselenggarakan Asesmen Akhir Madrasah dan Asesmen Sumatif Harian. “Setiap hari dilaksanakan untuk 2 (dua) mata pelajaran, kemudian di sela-sela istirahat, para siswa menunaikan ibadah Sholat Dhuha, Dzikir dan do’a,” ujar Triyono,S.Pd Wakil Kepala Madrasah Bidang Akademik di sela kegiatan Jum’at (14/3/2025) di ruang kerjanya. Asesmen dilaksanakan dengan nirkertas yakni menggunakan Aplikasi Jogja Madrasah Digital (JMD).
Mengingat jumlah siswa hampir 600 orang, sementara masjid belum cukup menampung seluruh siswa. “Secara teknis setiap Angkatan terdiri dari 6 (enam) ruang setiap hari dengan dibimbing seorang imam dengan didampingi guru dan pegawai,” lanjut Triono. Sebelum siswa menyelesaikan Asesmen, seluruh kartu ujian dikumpulkan dan diserahkan ke petugas di Aula Masjid, kemudian setelah selesai mengikuti asesmen menuju ke aula untuk bersama menunaikan Sholat Dhuha, Dzikir dan do’a,” lanjut Triono.
Kegiatan Dhuha Dzikir dan do’a merupakan bagian dari penguatan karakter dan pembiasaan bagi seluruh peserta didik. “Kegiatan keagamaan harus terus dibiasakan setiap hari, sehingga menjadi kebiasaan. Kebiasaan-kebiasan yang dilakukan akan menjadi karakter, maka biasakanlah hal-hal positif seperti pembiasaan Dhuha ini,” tegasnya.
Kepala MAN 4 Sleman, Drs. Ahmad Arif Makruf, MA., M.Si menyambut baik adanya pembiasaan Dhuha tersebut dan berharap para siswa mengikuti dengan tulus dan penuh kesadaran. “Ikuti dengan baik bagi siswa, damping dengan tulus bagi guru pendamping. Insha’Allah memberikan keberkahan bagi semuanya,” ujarnya. Kegiatan keagamaan harus terus ditingkatkan mengingat madrasah adalah Lembaga Pendidikan keislaman. (eds)




