Pentingnya Peran Guru Sebagai Pendamping Murid

Sleman (MAN 4 Sleman) – Setiap anak memiliki potensi yang berbeda satu dengan yang lain, yang harus ditumbuhkembangkan. Tugas guru adalah mendampingi, mendidik agar semua potensi yang dimiliki anak bisa berkembang optimal. “Maka di sekolah atau di madrasah ada guru wali dan wali kelas, yang masing-masing harus bekerja bersama untuk memberikan layanan kepada murid,” kata Dr. Rachmy DIana,M.A,Psikolog nara sumber Workshop dengan materi Guru Pendamping Murid, Kamis (2/10/2025) di aula 2 MAN 4 Sleman.
Rachmy menegaskan bahwa peran Guru Wali berfokus pada pembinaan karakter murid secara menyeluruh. Guru wali hadir untuk mendampingi perkembangan intelektual, emosional, spiritual, dan social murid. Sementara wali kelas lebih memfokuskan pada administrasi seperti presensi, ketertiban, dan data siswa.
Dalam prakteknya, ada 3 prinsip yang harus dilakukan guru yakni pertama empathy, yakni kemampuan guru wali untuk memahami perasaan murid dari sudut pandang mereka. Kedua, Unconditional Positive Regard, menerima murid apa adanya, tanpa syarat, tanpa menghakimi. Ketiga Congruence, keaslian guru wali dalam berhubungan dengan murid (tidak berpura-pura).
Rachmy menukil Teori Perkembangan Erik Erikson, di mana masa remaja sedang berada di tahap Identity versus Role Confusion. Jika remaja dibimbing, maka akan terbentuk identitas positif seperti mandiri, percaya diri, religius. Jika gagal, maka remaja akan bingung identitas, dan mudah terpengaruh negatif. Maka peran guru wali adalah significant others yang membantu murid menemukan identitas diri.
Menurut Teori Sosial-Kognitif – Albert Bandura, yakni konsep modelling di mana seorang murid belajar dari meniru dari figure yang dihormati. Maka Guru Wali berfungsi sebagai role model dalam keseharian seperti Shalat tepat waktu, disiplin, jujur, dan peduli lingkungan.
“Tugas guru sebagai pendamping, yakni dengan membangun hubungan positif, mengidentifikasi kebutuhan murid, merancang Rencana Pengembangan Individu, dan melakukan pendampingan dan bimbingan,” tegas Rachmy.
Di akhir pemaparannya, Rachmy menekankan pentingnya peran guru. ““Seorang guru bukan hanya pengajar, tetapi pendamping perjalanan hidup untuk menjembatani antara potensi murid dan impian yang ingin mereka capai,” pungkasnya.
Wakil Kepala Madrasah Bidang Akademik, Triyono,S.Pd menyambut baik antusias peserta workshop. Ia menegaskan guru wali dan wali kelas berfungsi sebagai orang tua selama berada di madrasah. Keduanya memiliki peran penting bagi tumbuh kembang murid. (eds)







