
Sleman (MAN 4 Sleman) – Pembelajaran dan penanaman nilai-nilai kewirausahaan senantiasa ditanamkan pada diri peserta didik MAN 4 Sleman (MANESA). Manesa selain sebagai madrasah riset juga sebagai penyelenggara ketrampilan. Program ketrampilan yang dikembangkan meliputi Agribisnis Pengolahan Hasil Pertanian (APHP) dan Desain Komuniaksi Visual (DKV). “Program ketrampilan bukan hanya teori dan praktek produksi kreatif tetapi juga juga bagaimana memproduksi barang yang memiliki nilai jual. Produk kreatif APHP adalah makanan ringan dalam kemasan, sedangkan program DKV di antaranya mug, t-shirt, souvenir, desain buku dan lain-lain,” tegas Dra Indriyani Widiastuti wakil kepala madrasah urusan (wakaur) sarana prasarana saat menjawab asesor pada Penilaian Kinerja Kepala Madrasah (PKKM) Selasa (12/12/2021) di aula 2 madrasah setempat.
Bukti nyata karya kreatif siswa dipajang di rak pada saat PKKM dikarenakan asesor ingin melihat bukti nyata hasil karya. “Jadi bukan hanya sebatas teori tetapi wujud nyata karya siswa kita pajang. Ini baru sebagian kecil, meski belum dipasarkan secara umum tetapi semangat dan nilai kewirausahaan itulah yang kita ajarkan,” lanjut Indri. “Alhamdulillah bagian kewirausahaan nilainya maksimal, hampir semua nilainya maksimal,” tegasnya. Sementara Drs. H. Muhammad Komarudin,M.Pd.I selaku asesor mengapresiasi karya kreatif siswa MANESA bahkan sempat dan foto bersama dengan para guru dengan memamerkan produk kreatif karya siswa APHP dan DKV. Ia berharap madrasah terus mengembangkan ketrampilan dengan produk-produk yang memiliki nilai jual, lanjut Komar didampingi H. Harjaka,S.Pd.,M.Pd.I asesor yang juga pengawas madrasah.
Hadir dalam PKKM Ihsan Sanusi,S.Ag., kepala tata Usaha, Triyono,S.Pd wakaur kurikulum, Drs. Jendra Puji Susanta wakaur Humas, dan Drs Edy Suparyanto,MA wakaur kesiswaan. Dalam menerima kehadiran tim penilai, KTU dan setiap wakaur didampingi oleh staf untuk memberikan informasi dan data bukti fisik yang diperlukan. (eds)



