
Sleman (MAN 4 Sleman) – Bidang Keagamaan OSIS Pratisma MAN 4 Sleman sukses menyelenggarakan program pengabdian masyarakat (Promas) selama 3 hari di Bulan Ramadhan 1447 H ini. Kegiatan Promas berlangsung sejak Senin (9/3) hingga Rabu (11/3/2026) di tiga lokasi yang berbeda. “Respon warga dan jama’ah cukup baik, bahkan ada permintaan untuk memperpanjang waktu pengabdian. Namun karena kebanyakan akan mudik belum bisa kami penuhi, insyaallah di tahun mendatang,” papar Koordinator Program yang juga Pembina OSIS, Agus Musthofah, Kamis (12/3/2026). Peserta juga ditambah berdasar rekrutmen, imbuhnya.
Kegiatan Promas lanjut Agus, meliputi pendampingan membaca Al-Qur’an, eductional games, mengisi kultum, giat kebersihan lingkungan masjid, hingga menonton film Islami. Semua dilakukan penuh suka cita. “Anak-anak juga menyerahkan kenang-kenangan seperti peralatan kebersihan, kalender, dan satu buku berisi Kumpulan khuthbah 4 bahasa,” imbuhnya.
Promas melibatkan 15 siswa, terbagi dalam 3 kelompok, dengan 3 tempat pengabdian. Kelompok 1 berkegiatan di Masjid Al-Huda, Paraksari Pakembinangun Pakem Sleman. Kelompok kedua, di Masjid Al-Jami’ Nglanjaran RT 008 RW 017, Sardonoharjo, Ngaglik, Sleman. Sedangkan kelompok 3, di Masjid Darul Muttaqin Jaban Sinduharjo Ngaglik Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta. Masing-masing kelompok didampingi satu pembimbing, yang bertugas memantau serta memberi arahan.
Salah satu pengurus takmir Perudin menyampaikan terima kasih serta memberi apresiasi kepada anak-anak OSIS yang berkegiatan di daerahnya. “Anak-anak kami terkesan, senang dan ceria. Usai belajar Iqro’, anak-anak mendapat cerita-cerita Islami, adanya pemutaran film menjadi daya tarik tersendiri,” tegasnya.
Salah satu pendamping kegiatan, Ahmad Qomarudin Zein,S.Psi.,M.A. menyatakan para siswa cukup antusias sejak pembekalan hingga pelaksanaan. “Bahkan sejak kami dampingi untuk survey, mereka langsung berbaur dengan anak-anak kami. Sehingga survey langsung action,” imbuhnya. Promas menjadi pengalaman menyenangkan dan menguntungkan baik bagi siswa madrasah maupun anak-anak di masjid. Promas juga wahana untuk lebih mendewasakan siswa, memupuk kemandirian, percaya diri hingga empati, tegas guru Guru Bimbingan Konseling (BK) tersebut.
Seluruh kegiatan didokumentasikan dalam bentuk foto dan video. Selain sebagai arsip kegiatan juga untuk evaluasi kegiatan guna persiapan di tahun mendatang, tegas Ahmad.
(Edy – KIM Sumber Biwara Moyudan)
Berita ini juga dikirim ke Sembada Media Center Komdigi Sleman




