News

Dinkes Sleman Berikan Penyuluhan Kesehatan Reproduksi Remaja Bagi Siswa MAN 4 Sleman

Sleman (MAN 4 Sleman) –Jumlah usia remaja cukup tinggi, menurut Sensus Penduduk 2020, komposisi jumlah penduduk usia kerja (15 -60 tahun) dari tahun 1970 – 2020 mengalami peningkatan dari 53.39 menjadi 70,72 %.  Kaum remaja sedang mengalami  pertumbuhan dan perkembangan, baik fisik maupun psikis.  Pertumbuhan secara fisik dapat dilihat dari perubahan tubuh, terjadi perkembangan psikologis seperti mulai tertarik lawan jenis.  “Penting bagi remaja untuk mengetahui perubahan dan perkembangan yang terjadi pada dirinya,” tutur Fitri Hidayati nara sumber dari Dinas Kesehatan Kabupaten Sleman di depan siswa-siswi kelas 11 MAN 4 Sleman Kamis (13/4/2023).

“Perubahan bisa diukur, dilihat, diraba, biasanya menyangkut fisik, bentuk dan ukuran, seperti pertumbuhan tinggi badan, mulai tumbuh kumis,” lanjut Fitri.  Kegiatan yang merupakan kerja sama antara MAN 4 Sleman dengan Dinas Kesehatan tersebut mengusung tema Cerdas Tanggulangi Resiko Penyakit Reprodukksi Akibat Pernikahan Dini.  Rangkaian perubahan fisik dan mental, bersifat perasaan, minat, dan perhatian termasuk perkembangan nilai-nilai, misalnya perhatian terhadap lawan jenis, rasa benci, cinta, cemburu dan masih banyak lagi.  Perkembangan dan perubahan tersebut berpengaruh pada reproduksi remaja, maka penting bagi remaja untuk memahaminya.

Kesehatan reproduksi remaja adalah suatu keadaan sejahtera secara fisik, mental, sosial, tidak semata bebas penyakit dan cacat terkait dengan sistem, fungsi dan reproduksi.  Dengan memahami kesehatan reproduksi, maka remaja akan memiliki informasi yang benar mengenai proses reproduksi serta berbagai faktor yang ada di sekitarnya.  Remaja akan memiliki sikap dan tingkah laku yang bertanggung jawab mengenai proses reproduksinya.  “Dan apabila terjadi permasalahan alat reproduksinya, remaja dapat melakukan berbagai pencegahan sedini mungkin,” tegas Fitri. Materi disampaikan dengan pemaparan, diskusi, tanya jawab hingga quiz berhadiah.  Hal-hal praktis seperti bagaimana menjaga genital agar tetap sehat, menyikapi menstruasi,  bahaya dan seks bebas, gaya hidup sehat, dampak pernikahan dini hingga tips agar terhindar dari cyber bullying.  “Jangan sampai remaja yang populasinya besar, jatuh dalam permasalahan kesehatan reproduksi, yang salah satunya akan berdampak pada stunting,” papar Fitri. (eds).

Show More

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


The reCAPTCHA verification period has expired. Please reload the page.

Back to top button