News

Parenting MAN 4 Sleman Berikan Tips Mengedukasi Anak Generasi Z

            Sleman (MAN 4 Sleman) – Bertujuan mengedukasi orang tua cara mengedukasi anak, MAN 4 Sleman menghadirkan Nur Wahyudin Al-Azis, S.Pd.,M.Pd., pada acara parenting orang tua siswa kelas X Tahun Ajaran 2022/2023. Pak Azis, begitu sapaan akrabnya, selain seorang motivator nasional, juga guru MAN 4 Sleman. Dengan demikian ia mengenal betul karakter anak-anak MAN 4 Sleman. Acara parenting pada pertemuan orang tua siswa dengan komite Sabtu (6/8/2022) di aula utama MAN 4 Sleman, berlangsung santai namun interaktif dan komunikatif.

            Mengawali parenting dengan menukil nasehat Ali Bin Abi Thalib, “Ajarilah anak-anakmu sesuai dengan zamannya, karena mereka hidup di zaman mereka bukan zamanmu.” Pak Azis membawakan acara parenting dengan rileks. Dengan demikian, peserta yang tadinya terlihat lelah karena diskusi Panjang dengan komite menjadi segar kembali.    

            “Bapak Ibu, anak-anak kita sekarang ini dikatakan Generasi Z, di mana mereka hidup di era digital. Gen Z ini memiliki kemampuan otak yang luar biasa namun secara fisik mereka lemah. Karena gerak aktif mereka adalah jempol mereka, bukan fisik seperti kita, generasi colonial,” jelasnya.  “Bukti mereka lemah secara fisik adalah banyak ditemukan anak-anak kita yang kurang darah, sehingga mereka sering merasa lemas,” lanjutnya. Untuk itu pola asuh saat ini harus berbeda dengan pola asuh pada masa dulu.

            Generasi yang lahir setelah Gen Z adalah generasi alpha. Anak yang saat ini berusia 3 tahun, bahkan kurang belum bisa baca tulis, tapi mereka sudah pandai bermain game pada handphone dengan settingan bahasa apapun. Itulah hebatnya generasi alpha. “Berbeda dengan simbah-simbah, HP di-setting dengan bahasa Jawa sekalipun, mereka kesulitan bahkan tidak bisa menggunakan HP,” terangnya yang diikuti gelak tawa peserta.

            Selain mengetahui karakteristik Gen Z, orang tua juga harus memahami gaya belajar anak. Apakah anak mereka memiliki gaya belajar kinestetic, auditory atau visual. Dengan memahami gaya belajar anak, orang tua akan lebih bisa mendidik anak dengan baik tanpa menimbulkan perselisihan orang tua dengan anak. (Tutut)

Show More

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Back to top button