News

Persagi Gelar Edukasi Gizi Bagi Pelajar MAN 4 Sleman

Gizi Optimal Mewujudkan Generasi Emas 2045

Sleman – Ada beberapa alasan mengapa anak seusia SMA/SMK/MA harus memiliki gizi seimbang dalam hidupnya.  “Pertama, tubuh sedang menyempurnakan pertumbuhan menuju dewasa.  Kedua, otak membutuhkan gizi untuk berpikir kritis & fokus tinggi.  Ketiga, aktivitas mereka padat dan menuntut energi yang stabil. Keempat, kebiasaan makan sekarang menentukan kesehatan di usia produktif,” papar Cahyaningtyas dari Persatuan Ahli Gizi (Persagi) Sleman saat menyampaikan paparan Edukasi Gizi bagi siswa-siswi MAN 4 Sleman pada Rabu (21/1/2026).   Maka remaja harus bertanggung jawab atas pilihan hidupnya sendiri,” tegasnya

Demikian antara lain materi Edukasi Gizi Bagi Pelajar dalam rangka memperingati Hari Gizi Nasional ke-66, Persatuan Ahli Gizi (Persagi) menyelenggarakan Edukasi Gizi Serentak di Sekolah.  Kegiatan diselenggarakan secara nasional dengan luring dan daring ini diikuti perwakilan siswa-siswi Tingkat SD/MI hingga SMA/SMK/MA seluruh Indonesia.  Menurut salah satu panitia Cahyaningsih kegiatan dilaksanakan secara serentak, dan terbagi menjadi 4 wilayah yakni Regional barat 1, Regional Barat 2, Regional Tengah, dan Regional Timur.

Cahyaningsih menegaskan, DIY termasuk dalam Regional Barat 2, Dimana kegiatan diikuti  oleh 73 sekolah dengan rincian 25 sekolah di Bantul, 24 sekolah di Kulon Progo, 11 di kotamadya, 5 sekolah di Gunungkidul dan 8 sekolah di Kulon Progo.  Kegiatan diikuti 1840 sekolah 9.300 ahli gizi, lebih dari 55.000 lebih siswa.

 

Kegiatan mengusung tema Gizi Optimal Mewujudkan Generasi Emas 2025.  Kekgiatan ini juga sebagai komitmen dan wujud nyata untuk meningkatkan kualitas sumber  daya manusia (SDM) Indonesia di Tengah kompleknya permasalahan Kesehatan.   Ditegaskan pula setiap anak harus mendapatkan gizi seimbang dan memiliki pola hidup sehat, yang harus ditanamkan sejak usia dini dengan mengedepankan muatan local.

 

Yusuf Ngadri dari MURI memberi dukungan dan memantau secara langsung kegiatan edukasi gizi ini.  Yusuf memberikan apresiasi yang tinggi atas pelaksanaan kegiatan dan diharapkan akan masuk rekor MURI.  Ia juga menegaskan asupan gizi berdampak pada kualitas kesehatan siswa.  Sesudah dibuka secara resmi para personil dari Persagi melakukan penyuluhan edukasi gizi bagi siswa-siswi di sekolah-sekolah yang ditunjuk.

Para sisw juga mendapatkan materi pola hidup sehat, yakni cara cuci tangan dengan sabun, makanan matang, serta membawa bekal bersih dari rumah.  Penting pula melakukan aktivitas fisik seprti oleh raga, mengikuti ekstrakurikuler, bermain, hingga jalan kaki.  “Melakukan simulasi bagaimana mencuci tangan dengan sabun yang baik ini sangat bermanfaat, nantinya bisa diperaktekkan dan menjadi kebiasaan,” ujar naras umber.

Wakil kepala madrasah bidang Kesiswaan, Edy Suparyanto menyambut baik ditunjuknya MAN 4 Sleman sebagai salah satu sekolah untuk kegiatan edukasi gizi.  “Edukasi gizi sangat bermanfaat dan penting bagi siswa karena para bisa menambah wawasan dan pengetahuan terkait pentingnya memiliki gizi seimbang,” ujarnya. Edy menegaskan kegiatan ini juga sebagai bagian dari penguatan madrasah ramah anak serta berharap para peserta menularkan pengetahuan kepada teman-teman di kelas maupun di lingkungan mereka tinggal, pungkasnya. (Edy – KIM Sumber Biwara)

Show More

Related Articles

Back to top button
-->