
Sleman (MAN 4 Sleman) – Semangat guru MAN 4 Sleman untuk beradaptasi dengan perkembangan teknologi terus tumbuh. Salah satunya terlihat dari antusiasme para guru dalam mempelajari dan menguasai aplikasi Scola, yang dimanfaatkan madrasah untuk mendukung asesmen dan pembelajaran.
Penguasaan aplikasi menjadi penting agar pemanfaatan teknologi tidak sekadar menjadi bagian dari digitalisasi madrasah, tetapi benar-benar mampu menunjang pelaksanaan pembelajaran dan asesmen secara efektif.
Wakabid Akademik MAN 4 Sleman, Safitri Ida Kusumastuti, S.Sos., mengatakan bahwa para guru telah mendapatkan pelatihan penggunaan Scola dari penyedia aplikasi. Setelah pelatihan, guru juga mengikuti simulasi untuk memastikan aplikasi dapat digunakan dengan baik.
“Sudah kami berikan pelatihan dari penyedia aplikasi. Juga untuk melakukan simulasi, alhamdulillah semua berjalan dengan baik dan lancar,” ujar Safitri di ruang kerjanya, Selasa (29/9/2026).
Menurut Safitri, semangat para guru tidak berhenti setelah mengikuti pelatihan dan simulasi. Para guru terus belajar dan saling membantu agar semakin terampil memanfaatkan aplikasi tersebut.
“Kebersamaan, saling membantu itu sangat penting. Yang muda membantu yang tua, sementara guru generasi tua tak sungkan dan tidak canggung bertanya dan tetap bersemangat untuk belajar,” imbuhnya.
Ia menilai, proses belajar bersama tersebut menciptakan komunikasi dan kerja sama yang saling mendukung. Setiap guru dapat berbagi pengetahuan dan pengalaman sesuai dengan kemampuan masing-masing, sehingga proses penguasaan teknologi menjadi tanggung jawab bersama.
“Di sinilah terjadi komunikasi dan kinerja yang saling mendukung satu dengan yang lain, dengan muara akhir untuk sukses bersama,” tegas Safitri.
Kepala MAN 4 Sleman, Drs. Ahmad Arif Makruf, M.A., M.Si., menyambut baik semangat para guru dalam meningkatkan kompetensi. Menurutnya, guru memiliki tanggung jawab untuk terus belajar dan mengembangkan kemampuan seiring dengan perubahan zaman.
“Guru adalah pembelajar, harus terus meningkatkan kinerja, sebagai contoh atau suri teladan bagi murid-muridnya. Guru yang terus mengembangkan kompetensi diri memberi contoh bagi generasi muda, juga memberi contoh untuk para peserta didik,” pungkas Arif.
Pemanfaatan Scola diharapkan menjadi salah satu langkah MAN 4 Sleman dalam memperkuat budaya digital di lingkungan madrasah. Lebih dari sekadar menguasai aplikasi, semangat guru untuk terus belajar menjadi bagian penting dalam menghadirkan pembelajaran yang adaptif terhadap perkembangan teknologi. (Eds)




