MAN 4 Sleman Gandeng Universitas Amikom Yogyakarta, Bekali Siswa Literasi Jurnalistik dan Kecerdasan Digital

Sleman (MAN 4 Sleman) – Di tengah derasnya arus informasi dan pesatnya perkembangan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI), kemampuan memilah informasi menjadi keterampilan penting yang harus dimiliki generasi muda. Menyadari hal tersebut, MAN 4 Sleman menjalin kolaborasi edukatif dengan mahasiswa Program Studi S1 Ilmu Komunikasi, Fakultas Ekonomi dan Sosial, Universitas Amikom Yogyakarta melalui seminar edukasi bertajuk “Saring Sebelum Sharing: Mengenal Jurnalistik dan Tantangan di Era AI”, Jumat (6/11/2026).
Kegiatan yang berlangsung di Ruang DKV MAN 4 Sleman ini diikuti oleh 30 siswa kelas X dan XI. Seminar tersebut menjadi ruang belajar bagi siswa untuk mengenal dunia jurnalistik sekaligus mengembangkan kemampuan berpikir kritis dalam menghadapi beragam informasi di era digital.
Dalam sambutannya, Wakil Kepala Madrasah Bidang Hubungan Masyarakat (Wakamad Humas) MAN 4 Sleman Dwi Astuti Handayani, S.Pd. menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Universitas Amikom Yogyakarta yang telah memilih MAN 4 Sleman sebagai mitra dalam kegiatan edukatif tersebut.
“Tema yang diangkat dalam kegiatan ini sangat dekat dengan kehidupan anak-anakku semua. Setiap hari kalian berinteraksi dengan media sosial, menerima berbagai informasi, bahkan menggunakan teknologi AI. Karena itu, manfaatkan kegiatan ini sebaik mungkin untuk menambah wawasan dan pengetahuan,” ungkapnya.

Seminar menghadirkan dua narasumber dengan kompetensi di bidang jurnalistik dan komunikasi. Sesi pertama diisi oleh Ir.Lukmanawati Rahayu, Ketua Tim Media Baru RRI Yogyakarta, yang memperkenalkan dunia jurnalistik, perkembangan media, serta tantangan jurnalistik di era digital.
Selanjutnya, Devi Wening Astari, M.I.Kom., menyampaikan materi tentang literasi informasi di era AI. Para siswa diajak memahami cara mengenali informasi kredibel, memeriksa kebenaran sumber, konteks, tanggal, dan bukti pendukung, serta menyikapi hoaks, misinformasi, dan disinformasi.
Tidak hanya mendapatkan materi secara teoritis, peserta juga mengikuti simulasi praktik jurnalistik. Dalam sesi ini, siswa dibagi menjadi beberapa kelompok untuk membuat video wawancara dengan memanfaatkan narasumber dan lingkungan sekitar. Praktik tersebut memberikan pengalaman langsung tentang bagaimana proses pengumpulan informasi dan penyajiannya dalam bentuk konten digital.

Melalui kegiatan ini, siswa diharapkan tidak sekadar menjadi pengguna media digital, tetapi juga mampu menjadi pengguna informasi yang cerdas, kritis, dan bertanggung jawab. Prinsip saring sebelum sharing menjadi pesan utama yang perlu diterapkan dalam kehidupan sehari-hari agar tidak mudah terpengaruh maupun turut menyebarkan informasi yang belum terverifikasi.
Kolaborasi MAN 4 Sleman dan Universitas Amikom Yogyakarta ini sekaligus menjadi bagian dari upaya memperluas wawasan siswa melalui pembelajaran kontekstual yang relevan dengan perkembangan zaman.(dzl)



