
Sleman (MAN 4 Sleman) – Penilaian Kinerja Kepala Madrasah (PKKM) bukan semata penilaian terhadap pimpinan, tetapi juga melibatkan seluruh pendidik dan tenaga kependidikan. Oleh karena itu keterlibatan seluruh civitas akademik sangat dibutuhkan. “PKKM menilai kinerja madrasah secara keseluruhan, sehingga partisipasi seluruh warga madrasah sangat diperlukan. Salah satunya prestasi, yakni mulai dari kepala madrasah, guru dan TU hingga murid,” papar Kepala MAN 4 Sleman, Drs. Ahmad Arif Makruf,M.A.,M.Si saat memberi pengarahan pada Rapat Kerja (Raker) Persiapan PKKM, Rabu (28/10/2026) di Ruang Agribisnis Pengolahan Hasil Pertanian (APHP).
Prestasi yang sudah diraih dapat dilaporkan secara rinci, progress dari awaal tahun hingga saat ini. Tak kalah pentingnya adalah kontrak prestasi kepala madrasah beserta pencapaiannnya pun haru dilapor secara rinci, lanjut Arif. Ada banyak hal yang harus dipersiapkan, sehingga dalam pelaksanaan PKKM ini benar-benar melibatkan seluruh unsur guru dan pegawai, murid, hingga perwakilan orang tua.
“PKKM harus kita persiapkan dengan sebaik-baiknya karena ini akan menilai wajah madrasah kita. Pengawas sudah tahu kondisi dan situasi, luar dalam madrasah kita, sehingga menyajikan dokumen tidaklah cukup,” papar Wakil Kepala Madrasah Bidang (Wakabid) Humas, Dwi Astuti Handayani,S.Pd. saat menjelaskan rubrik penilaian PKKM. Seluruh warga madrasah harus bener-benar memahami rubrik penilaian ini, apa yang harus dipersiapkan, penyajian, hingga memberikan Kesan dan nilai baik bagi madrasah, tegasnya.
Dwi menegaskan MAN 4 Sleman adalah sawah ladang guru pegawai, tempat bekerja, mengabdi bagi guru dan pegawai, sehingga harus optimal dan sepenuh hati dalam menjalankan tugas. “Mari kita jaga kekompakkan, kebersamaan dalam menunaikan tugas. Tugas kita adalah memberi pelayanan terbaik bagi siswa, wali murid hingga Masyarakat luas. Perlu kita tingkatkan koordinasi dan tata Kelola yang baik, professional,” imbuhnya. Maka partisipasi aktif serta kepedulian seluruh warga sangat diharapkan, ia menambahkah.
Sementara Kepala Urusan Tata Usaha, Wahir Tupono,S.A.P. menegaskan pentingnya partisipasi dan peran aktif seluruh guru dan pegawai untuk menyukseska Zona Integritas (ZI). “Mohon para coordinator pengungkit untuk segera melengkapi penilaian dengan mengunggah data dan dokumen pendukung. Pelayanan kepada warga madrasah pun harus kita tingkatkan, kita optimalkan dalam menunaikan tugas,” tegasnya. (eds)




