News

Guru MAN 4 Sleman Praktek Model Pembelajaran Abad 21

 

Sleman (MAN 4 Sleman) –  MAN 4 Sleman melalui kegiatan MERAPI (Menyapa Rabu Pagi), Rabu (2/11/2022) melakukan praktik model pembelajaran untuk kedua kalinya. Menghadirkan kembali Dra. Hj. Ida Uswatun Hasanah, M.Pd. (Pengawas Madrasah). “Model pembelajaran yang dikembangkan dalam proses pembelajaran abad 21 ada empat (4) yakni Discovery Learning, Inquiry Learning, Problem Based Learning (PBL) dan Project Based Learning (PjBL),” ujarnya mengingatkan kembali materi yang telah dipelajari sebelumnya. “Metode pembelajaran bisa dikombinasi sesuai dengan materi dan capaian pembelajaran (CP),” jelasnya.

Pada giat MERAPI pekan lalu guru telah mempraktikan metode pembelajaran  video comment, poster comment dan walk gallery, kali ini guru diajak praktik metode pembelajaran picture and picture dan market place activity. Sebelum memulai kegiatan, Ida membagi guru dalam beberapa kelompok sesuai dengan rumpun mata pelajaran (mapel). Disediakan kertas plano putih, kertas origami, spidol, gunting dan perekat pada masing-masing kelompok.

Guru aktif dan antusias melakukan tahap demi tahap sintak metode pembelajaran yang dipraktikkan. Dalam praktik metode pembelajaran picture and picture, masing-masing kelompok diminta mengambil amplop berisi gambar-gambar. Gambar-gambar tersebut lalu disusun diurutkan menjadi urutan yang logis dan benar. Setelah selesai, masing-masing kelompok menyampaikan hasil pekerjaannya dalam lagu, pantun atau puisi. Hal ini dilakukan untuk mempermudah mengingat. Berbagai kelucuan dan kegembiraan hadir saat bernyanyi, berpuisi dan berpantun.

Metode pembelajaran selanjutnya adalah market place activity.  Metode ini merupakan adopsi dari kegiatan pasar, di mana jual beli dilakukan. Dalam hal ini, dilakukan jual beli informasi. Salah satu anggota kelompok ada yang menjadi penjual. Yang dijual adalah materi/pokok bahasan yang disajikan secara apik dan menarik. Anggota kelompok yang lain (pembeli) berkunjung untuk belanja informasi ke stan penjual. Setelah pembeli mendapat banyak informasi dari penjual. Mereka kembali kekelompok masing-masing untuk menyampaikan hasil belanjanya (laporan kunjungan).

Metode pembelajaran yang dipraktikkan serasa asyik, menarik dan kreatif. Guru yang pada saat itu menjadi siswa terlihat senang dan aktif mengikuti pembelajaran. Hal itulah yang diharapkan nantinya ketika guru menerapkan metode pembelajaran tersebut di dalam kelas. Di akhir kegiatan, Ida menekankan guru untuk sering menggunakan strategi kolaboratif dan kooperatif  dalam pembelajaran. (Tutut)

Show More

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button