News

MAN 4 Sleman Luncurkan Aplikasi Salak dan Simpel Lion

Sepenuh Hati Melayani

 

Sleman (MAN 4 Sleman) – Sebagai salah satu upaya memberikan layanan prima bagi seluruh alumni, civitas akademik, serta masyarakat, MAN 4 Sleman (MANESA) meluncurkan Dua Aplikasi, yakni Salak dan Simpel Lion.  Aplikasi Salak adalah Sistem Aduan dan Pelaporan Kasus, yang bisa dimanfaatkan civitas akademik dan  masyarakat untuk memberikan aduan atau pun laporan kepada madrasah.  Bila masyarakat umum ingin melaporkan sesuatu, ia bisa membuka aplikasi ini dan melaporkan aduan atau suatu kasus.  “Cukup mengunjungi alamat aplikasi dan mengisi link kemudian submit.  Laporan bisa bersifat biasa, segera, atau penting yang harus segera ditindaklanjuti.  Konten aduan diakses langsung oleh kepala madrasah dan tim, maka masyarakat luas memiliki peran turut mengawasi, memberi kritik atau kontribusi bagi madrasah,” papar Mohamad Yusuf,S.Ag kepala MANESA saat launcing Aplikasi Salak Rabu (8/12/2021) di aula madrasah.

Aplikasi Salak bisa berfungsi sebagai kontrol atau pengawasan terhadap pelayanan di  MANESA,  hal ini diharapkan memacu civitas akademik  untuk memberikan layanan terbaik.    Dengan adanya aplikasi ini diharapkan  MANESA semakin akunntabel dan mendapat banyak  kepercayaan menuju pelayanan yang semakin baik.    Hal ini juga memacu civitas akademik memiliki integritas dalam menunaikan tugas keseharian di madrasah, identitas pelapor terjaga kerahasiaan tegas Yusuf.

Sementara Aplikasi Simpel Lion atau Sistem Pelayanan Legalisir Ijazah Online bertujuan untuk memberikan kemudahan bagi alumni yang ingin melegalisir ijazah.  Banyak alumni berada di luar provinsi sehingga mengalami kendala untuk datang ke madrasah.  Alumni yang berada di luar provinsi bisa memanfaatkan aplikasi Simpel Lion ini untuk melegalisasi ijazah atau surat penting dari MANESA.  Admin menjelaskan bahwa dalam aplikasi tersebut ada 3 item yang harus dimasukkan hingga data terverifikasi serta porses penerimaan legalisir ijazah.    “Simpel Lion diharapkan dapat memberi kemudahan alumni, dan tidak dipungut biaya.  Beaya hanya untuk pengiriman dan itupun dibayar kepada ojek online atau beaya pengiriman,”  pungkas  Yusuf didampingi para wakil kepala madrasah dan Kepala Tata Usaha.  Kami terus memerbaiki aplikasi ini agar banyak kemudahan untuk pelayanan prima di madrasah, pungkasnya. (eds)

Show More

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


The reCAPTCHA verification period has expired. Please reload the page.

Back to top button