Siswa MAN 4 Sleman Ikuti Festival Kebangsaan 2025: Asah Kreativitas dan Literasi Digital

Sleman (MAN 4 Sleman) — MAN 4 Sleman turut berpartisipasi dalam Festival Kebangsaan 2025 yang diselenggarakan oleh Saka Komunikasi dan Informatika (Saka Kominfo) bekerja sama dengan Kwartir Cabang (Kwarcab) Sleman. Kegiatan dilaksanakan selama empat hari, Rabu–Sabtu (12–15 November 2025), di Bumi Perkemahan Lembah Merapi Sleman, Sidorejo Nganggring, Girikerto, Turi, Sleman.
Pada kegiatan tahun ini, MAN 4 Sleman mengirimkan lima siswa sebagai utusan, yaitu Abdullah Roihan Habibie, Muhammad Bintang, Siti Fitriani, Verni Ardita Tamalia, dan Nurafni Ningtyas Tiola. Mereka mengikuti berbagai cabang lomba dengan semangat untuk memperkuat kecakapan digital, komunikasi publik, dan kreativitas bermedia.
Festival Kebangsaan menghadirkan beragam lomba yang berfokus pada literasi digital, komunikasi publik, serta penguatan wawasan kebangsaan. Peserta dari berbagai pangkalan pramuka berkompetisi dalam kategori Lomba Presenter, Desain Poster, hingga Tiktok Kebangsaan. Seluruh kegiatan dirancang untuk meningkatkan kreativitas sekaligus kecerdasan bermedia secara bertanggung jawab.
Salah satu momen istimewa dalam kegiatan ini adalah kehadiran Kak GKR Hayu, Ketua Kwartir Daerah Gerakan Pramuka Daerah Istimewa Yogyakarta (Kwarda DIY) terpilih masa bakti 2025–2030, yang hadir sebagai narasumber dalam Festival Kebangsaan 2025. Kehadirannya memberikan inspirasi dan wawasan baru bagi para peserta mengenai peran generasi muda dalam membangun ekosistem digital yang sehat dan berkarakter.

“Festival ini menjadi ruang belajar yang sangat baik bagi peserta didik. Mereka tidak hanya berkompetisi, tetapi juga belajar menyampaikan pesan kebangsaan melalui media digital secara kreatif dan bertanggung jawab,” ujar Satria Pradana, M.Pd., Pembina Pramuka MAN 4 Sleman.
Selama empat hari penyelenggaraan, peserta terlibat dalam berbagai kegiatan edukatif yang memperkuat karakter, nasionalisme, wawasan teknologi, dan keterampilan komunikasi. Kwarcab Sleman berharap kegiatan ini dapat menjadi agenda rutin untuk membentuk generasi muda yang cerdas digital, berkarakter kuat, dan cinta tanah air. (dzl)



