Bekali Kompetensi Kerja, MAN 4 Sleman Terjunkan 56 Murid Tata Busana dan DKV Ikuti PKL
Menuju Kinerja Adaptif dan Profesional

Sleman (MAN 4 Sleman) – Komitmen MAN 4 Sleman mencetak lulusan siap terjun ke dunia kerja kembali diwujudkan melalui pelaksanaan Praktik Kerja Lapangan (PKL). Sebanyak 24 murid Program Keterampilan Tata Busana dan 32 mruid Desain Komunikasi Visual (DKV) diterjunkan ke berbagai mitra usaha di wilayah Sleman dan sekitarnya untuk mengasah keterampilan, memperluas wawasan, serta membangun karakter profesional.
Program PKL menjadi kesempatan emas bagi para murid untuk merasakan langsung suasana dunia kerja, menerapkan ilmu yang dipelajari di madrasah, sekaligus mengembangkan kompetensi yang dibutuhkan di dunia industri.
Koordinator PKL Tata Busana, Esti Winarni, menjelaskan bahwa 24 murid Program Ketrampilan Tata Busana ditempatkan di 10 usaha butik dan konveksi. Menurutnya, PKL memberikan dampak positif, tidak hanya bagi murid tetapi juga bagi mitra industri.
“Melalui PKL ini anak-anak menjadi lebih disiplin, percaya diri, memperoleh banyak pengalaman berharga. Alhamdulillah, para pemilik usaha juga merasa senang karena pekerjaan mereka terbantu. Mereka menilai siswa MAN 4 Sleman rajin, cepat belajar, dan antusias menerima ilmu baru,” ujar Esti usai melakukan monitoring di Modiste Lestari, Selasa (7/7/2026).
Antusiasme yang sama juga dirasakan para peserta PKL. Aviska, murid kelas XI B, mengaku memperoleh pengalaman yang sangat berharga selama mengikuti praktik di dunia usaha. Bahkan jika diijinkan ia ingin menambah waktu PKL.
“Kami belajar banyak hal, mulai proses pembuatan busana, teknik menjahit yang baik, hingga pentingnya ketelitian, disiplin, tanggung jawab, dan pelayanan prima kepada konsumen. Seluruh karyawan juga membimbing kami dengan sabar sehingga kepercayaan diri kami semakin meningkat,” ungkapnya.
Sementara itu, 32 murid Program Keterampilan Desain Komunikasi Visual (DKV) melaksanakan PKL di 7 perusahaan yang bergerak di bidang desain dan industri kreatif di wilayah Sleman dan sekitarnya.
Guru DKV, Muhamad Rijal, menuturkan bahwa pengalaman bekerja secara langsung menjadi bekal penting bagi para murid sebelum memasuki dunia kerja yang sesungguhnya.
“Melalui PKL, anak-anak belajar membangun budaya kerja profesional, mulai dari disiplin, tanggung jawab, kemampuan berkomunikasi, hingga bekerja dalam tim. Mereka juga dapat mengaplikasikan ilmu yang telah dipelajari di madrasah dalam situasi kerja nyata,” jelas Rijal.
Rijal menambahkan, para mitra industri memberikan apresiasi tinggi terhadap kinerja murid MAN 4 Sleman. Mereka menilai para peserta PKL memiliki semangat belajar tinggi, disiplin, aktif, serta mampu beradaptasi dengan lingkungan kerja.
“Mereka menunjukkan kedisiplinan, keaktifan, dan etos kerja yang baik selama mengikuti PKL. Kami berharap kerja sama dengan MAN 4 Sleman dapat terus berlanjut dan semakin berkembang,” ujar salah seorang pemilik usaha mitra.
Kepala MAN 4 Sleman, Drs. Ahmad Arif Makruf, M.A., M.Si., menyampaikan apresiasi atas terlaksananya program PKL bagi murid Tata Busana dan DKV. Menurutnya, pengalaman belajar di dunia industri merupakan bagian penting dalam membentuk lulusan yang kompeten, mandiri, dan siap menghadapi tantangan dunia kerja.
“PKL merupakan sarana belajar yang sangat berharga. Murid tidak hanya memperdalam keterampilan teknis, tetapi juga belajar membangun karakter kerja, etika profesi, kemampuan beradaptasi, serta budaya kerja profesional. Pengalaman inilah yang akan menjadi bekal penting ketika mereka memasuki dunia kerja maupun berwirausaha,” tutur Arif.
Ia berpesan agar seluruh peserta PKL senantiasa menjaga nama baik madrasah dengan menunjukkan sikap disiplin, tanggung jawab, sopan santun, dan semangat belajar yang tinggi.
“Ikutilah arahan para pembimbing dan pekerja senior dengan sungguh-sungguh. Jadikan setiap tugas sebagai kesempatan untuk belajar dan terus meningkatkan kompetensi. Kesungguhan, kedisiplinan, dan tanggung jawab adalah modal utama untuk meraih kesuksesan di masa depan,” pungkasnya.
Melalui program PKL ini, MAN 4 Sleman terus menegaskan komitmennya dalam menghadirkan pembelajaran yang selaras dengan kebutuhan dunia usaha dan dunia industri, sehingga melahirkan lulusan unggul, terampil, berkarakter, dan siap bersaing di era global. (eds)




