Semangat Kemerdekaan Menggema di MAN 4 Sleman, Upacara HUT ke-81 RI Berlangsung Khidmat
Muda dan Berkarya

Sleman (MAN 4 Sleman) – Semangat kemerdekaan terasa kuat di halaman MAN 4 Sleman. Seluruh civitas akademika bersama 15 mahasiswa Praktek Kependidikan (PK) Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) mengikuti Upacara Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, Senin (17/8/2026).
Upacara yang berlangsung pukul 07.00 hingga 08.45 WIB tersebut berjalan khidmat dan penuh semangat. Bertindak sebagai Pembina Upacara, Kepala Urusan Tata Usaha MAN 4 Sleman, Wahir Tupono, S.A.P., yang membacakan amanat Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta.
Mengusung tema “Indonesia Berdaulat, Adil, dan Makmur”, peringatan HUT ke-81 RI menjadi momentum untuk kembali meneguhkan makna kemerdekaan sekaligus merefleksikan tanggung jawab seluruh elemen bangsa dalam mengisinya.
Dalam amanat tersebut disampaikan bahwa kedaulatan bukan sekadar kemampuan untuk berdiri di atas kaki sendiri, tetapi juga keteguhan dalam menghadapi berbagai tantangan dan tekanan zaman. Sementara keadilan diwujudkan melalui pemerataan agar hasil pembangunan dapat dirasakan oleh seluruh lapisan masyarakat. Adapun kemakmuran merupakan buah dari pengelolaan sumber daya secara bijaksana, cermat, dan berkelanjutan demi kesejahteraan lintas generasi.
Tantangan tersebut semakin kompleks di tengah derasnya arus teknologi dan persaingan global. Karena itu, semangat “Eling lan Waspada” menjadi pesan penting agar kemajuan tidak membuat masyarakat lengah terhadap nilai-nilai kedaulatan, keadilan, dan kesejahteraan.
Paskibra, Kebanggaan di Hari Kemerdekaan
Di balik kekhidmatan upacara, penampilan para petugas Paskibra turut menjadi sorotan. Bagi sebagian petugas, tugas tersebut menjadi pengalaman pertama mereka sebagai bagian dari upacara HUT Kemerdekaan RI di MAN 4 Sleman.
Rasa bangga bercampur tegang dirasakan para petugas. Mereka bahkan harus memulai persiapan sejak dini hari.
“Kita harus bangun pagi untuk mempersiapkan diri, mulai dari make up, ganti baju, dan persiapan lainnya. Persiapannya kita mulai dari jam 4 pagi,” ungkap salah seorang petugas Paskibra.
Untuk tampil maksimal, para petugas menjalani latihan intensif selama kurang lebih satu minggu. Meski cukup melelahkan, proses tersebut justru menjadi pengalaman berharga sekaligus bentuk tanggung jawab untuk memberikan penampilan terbaik di hadapan seluruh warga madrasah.
Bagi Pelajar, Kemerdekaan Harus Diisi dengan Hal Positif
Bagi murid, upacara kemerdekaan bukan hanya tentang berdiri tegap mengikuti rangkaian seremoni. Momen tersebut menjadi kesempatan untuk kembali memahami arti perjuangan para pahlawan sekaligus memikirkan cara generasi muda mengisi kemerdekaan.
Salah seorang murid kelas X-D mengaku senang mengikuti upacara, terlebih saat menyaksikan penampilan para petugas pengibar bendera.
“Senang sih, apalagi melihat pengibar benderanya yang keren-keren banget. Rasanya seperti menghormati pahlawan-pahlawan yang telah berjuang,” ujarnya.
Menurutnya, kemerdekaan berarti terbebas dari penjajahan sehingga masyarakat memiliki kesempatan menentukan kehidupan dan masa depannya sendiri. Karena itu, pelajar juga memiliki tanggung jawab untuk mengisi kemerdekaan melalui berbagai kegiatan positif.
Mengikuti lomba Agustusan, berpartisipasi menjadi petugas upacara, belajar dengan sungguh-sungguh, serta mengikuti kegiatan sekolah secara tertib menjadi beberapa bentuk sederhana yang dapat dilakukan generasi muda untuk meneruskan semangat perjuangan para pahlawan.
Upacara HUT ke-81 Kemerdekaan RI di MAN 4 Sleman akhirnya bukan sekadar agenda tahunan. Lebih dari itu, kegiatan tersebut menjadi ruang untuk mengenang jasa para pahlawan sekaligus menyalakan kembali semangat generasi muda agar terus berkarya dan berkontribusi bagi bangsa.
Dari halaman madrasah, semangat itu digaungkan: kemerdekaan harus diisi dengan prestasi, tanggung jawab, dan karya nyata menuju Indonesia yang berdaulat, adil, dan makmur. (afi)



