Peringatan Hari Pramuka 2026: Siswa MAN 4 Sleman Belajar Disiplin dan Kebersamaan di Luar Kelas
Tumbuhkan Disiplin dan Kebersamaan

Sleman (MAN 4 Sleman) – Suasana khidmat dan penuh semangat menyelimuti peringatan Hari Pramuka tahun 2026 yang digelar di Lapangan Pojok, Harjobinangun, Pakem, Sleman, Yogyakarta, Jumat pagi (14/8/2026), mulai pukul 07.30 hingga 09.00 WIB.
Sebelum berangkat menuju lokasi, seluruh siswa berkumpul terlebih dahulu di halaman sekolah untuk melaksanakan doa bersama. Momen ini menjadi pengawal spiritual agar kegiatan berjalan lancar dan selamat. Dengan penuh ketertiban, para siswa kemudian berjalan kaki menuju Lapangan Pojok, didampingi oleh para guru dan mahasiswa Praktik Kependidikan (PK) yang turut serta mengawal jalannya rombongan.
Upacara peringatan Hari Pramuka berlangsung dengan tertib dan khusyuk. Kegiatan ini tidak sekadar menjadi ajang seremonial, melainkan juga sarana penting bagi siswa untuk menanamkan nilai-nilai kedisiplinan, tanggung jawab, serta kemampuan bekerja sama—baik dengan sesama peserta dari sekolah lain maupun dengan masyarakat sekitar.
Wakil Kepala Madrasah Bidang Kesiswaan, Nuke Koesrini, S.H., menyampaikan bahwa kegiatan tahunan ini diikuti oleh seluruh jenjang pendidikan, mulai dari SD, SMP, SMK, hingga SMA/MA se-Kapanewon Pakem. “Mari kita ikuti dengan sungguh-sungguh, jaga ketertiban dan jaga nama baik madrasah,” ujarnya memberikan semangat kepada seluruh peserta.
Senada dengan itu, Pembina Pramuka MAN 4 Sleman, Satria Pradana, M.Pd., menegaskan bahwa pengalaman mengikuti upacara di luar madrasah memberikan banyak pelajaran berharga. Menurutnya, siswa belajar untuk tetap tertib, mampu berbaur dengan warga sekitar, serta menjaga sikap meskipun berada dalam kerumunan. “Alhamdulillah, anak-anak kita juga ada yang dipercaya menjadi petugas upacara dan bergabung dalam Saka Bhayangkara. Ini merupakan kebanggaan tersendiri,” tuturnya.
Satria juga menambahkan bahwa persiapan upacara telah dilakukan sejak malam sebelumnya, dengan melibatkan Kwartir Ranting (Kwarran), Ketua Majelis Pembimbing Gugus Depan (Ka Mabigus), serta para pembina Pramuka se-Kapanewon Pakem. Semua elemen bahu-membahu memastikan jalannya upacara berlangsung lancar dan bermakna.
Salah satu siswa, Gladis dari kelas XI C MAN 4 Sleman, mengungkapkan kesannya terhadap kegiatan tersebut. Baginya, atraksi pencak silat menjadi momen paling berkesan dan memukau. Ia juga menilai bahwa nilai kedisiplinan yang diajarkan dalam kepramukaan sangat penting untuk diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.
Peringatan Hari Pramuka di Lapangan Pojok bukan hanya menjadi agenda rutin, melainkan juga wahana pembelajaran nyata tentang tanggung jawab, kerja sama, dan interaksi sosial yang positif. Melalui kegiatan ini, diharapkan semangat kepramukaan di MAN 4 Sleman terus tumbuh dan berkembang.
Satria Pradana menutup dengan harapan besar agar ke depan, siswa-siswi MAN 4 Sleman semakin disiplin, kompetitif, dan berprestasi. “Semoga Pramuka Dewan Ambalan MAN 4 Sleman semakin maju dan jaya, serta mampu memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan Pramuka Indonesia,” pungkasnya. (din)



