MAN 4 Sleman Luluskan 192 Siswa dengan Pesan : “Jadi Orang yang Dibutuhkan”
Jadilah Orang Solutif, Cerdas, Berakhlak Mulia, Berkepribadian Indonesia

Sleman – Lulus Madrasah Aliyah ternyata baru “babak pertama” dalam pertandingan hidup yang panjang. Itulah pesan kuat yang disampaikan oleh Ketua Tim Kelembagaan GTK Kementerian Agama DIY, H. Bashori Alwi,S.Ag.M.A. saat melepas 192 siswa kelas XII MAN 4 Sleman, Sabtu (23/5/2026).
Di acara yang digelar di Gedung Kahar Muzakkir, UII, para orang tua dan guru pun larut dalam haru sekaligus semangat. Pasalnya, para lulusan ini bukanlah anak-anak biasa—mereka adalah siswa berprestasi tingkat nasional hingga internasional! Bahkan, 17 di antaranya sudah diterima di Perguruan Tinggi Negeri (PTN). Wow!
“Cita-cita Tinggi Adalah Bahan Bakarmu!”
Dalam sambutannya yang menggelora, Bashori Alwi berpesan bahwa cita-cita tinggi bukan sekadar angan, melainkan penyemangat untuk terus belajar dan memiliki kompetensi.
“Ke depan, dunia butuh orang-orang yang punya kualifikasi dan kompetensi. Anak-anak harus jadi pribadi yang dibutuhkan, bukan justru jadi trouble makers,” tegasnya.
Ia juga mengutip kitab klasik Ta’lim al-Muta’allim karya Burhanuddin Az-Zarnuji—yang populer dengan sebutan Kitab Alala.Menurutnya, ilmu tidak akan diraih kecuali dengan 6 hal:
- Kecerdasan
- Ketekunan
- Kesabaran
- Bekal (modal)
- Bimbingan guru
- Waktu yang panjang
“Jadi, jangan pernah bosan belajar, ya!” pesannya.
Doa Orang Tua dan Guru: Senjata Rahasia Kesuksesan
Bashori juga mengingatkan bahwa keberhasilan seorang anak tidak lepas dari doa orang tua dan guru.
Ia meminta para lulusan untuk terus menghormati kedua orang tua dan guru mereka, serta jangan pernah meninggalkan salat—sek sesibuk apa pun.
“Jadilah anak sholeh dan sholehah. Investasi terbaik untuk dunia dan akhirat,” ujarnya.
Tak lupa, ia juga berpesan kepada para orang tua:
“Masa remaja butuh pemantauan dan keteladanan. Beri contoh baik, doakan anak, puasakan di hari kelahirannya. InsyaAllah, mereka akan jadi anak yang sukses dan bahagia.”
🎓 Kepala Madrasah: “Kami Kembalikan Putra-Putri Terbaik Anda”
Kepala MAN 4 Sleman, Drs. Ahmad Arif Makruf,M.A.,M.Si dengan haru melaporkan bahwa 192 siswa dinyatakan lulus 100%. Ia menekankan bahwa kelulusan ini bukanlah akhir, melainkan awal dari perjuangan panjang yang sesungguhnya.
“Guru-guru dan tendik telah membimbing mereka dengan sabar, terutama dalam penguatan karakter Islami. Sekarang, kami kembalikan putra-putri Bapak Ibu dengan penuh rasa terima kasih. Mohon maaf atas segala kekurangan,” ucap Arif.
Ia juga mengungkapkan kebanggaannya karena 17 siswa sudah tembus PTN bahkan sebelum wisuda!
💬 Pesan Haru dari Orang Tua: “Guru Adalah Orang Tua di Sekolah”
Mewakili para orang tua, Dr. Rabiman, M.Pd. (orang tua Ahmad Roihan Habibi) menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada para guru.
“Terima kasih, para guru telah mendidik anak-anak kami dengan sepenuh hati. Kepada anak-anakku, tetaplah semangat belajar, jangan lupakan jasa guru, jaga silaturahmi, dan rendahkan hatimu sekalipun cita-citamu setinggi langit.”
Penutup: Investasi Masa Depan, Bukan Sekadar Ijazah
Acara pelepasan ini bukan hanya seremoni biasa. Ini adalah pengingat keras bagi para generasi muda bahwa kesuksesan sejati tidak hanya diukur dari nilai atau ijazah, tapi dari akhlak, kompetensi, dan keberkahan doa orang tua.
Pesan terakhir untuk para lulusan:
“Jadilah orang solutif, cerdas, berakhlak mulia, dan berkepribadian Indonesia. Karena dunia butuh anak hebat, bukan anak heboh!” (eds)





