ASAT MAN 4 Sleman: Mengukur Prestasi Akademik Sekaligus Membentuk Karakter Islami

Sleman – Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 4 Sleman akan melaksanakan Asesmen Sumatif Akhir Tahun (ASAT) Tahun Ajaran 2025/2026 mulai 2 hingga 19 Juni 2026. Kegiatan ini diikuti oleh peserta didik kelas X dan XI sebagai bagian dari evaluasi capaian pembelajaran selama satu tahun pelajaran.
Berdasarkan jadwal yang telah ditetapkan, asesmen akan berlangsung selama sebelas hari efektif dengan dua sesi ujian setiap harinya. Berbagai mata pelajaran akan diujikan, mulai dari mata pelajaran umum, keagamaan, hingga mata pelajaran peminatan sesuai program belajar masing-masing peserta didik.
Pelaksanaan ASAT diawali pada Selasa (2/6/2026) dengan ujian mata pelajaran Akidah Akhlak dan Sejarah Indonesia. Selanjutnya peserta didik akan mengikuti asesmen pada mata pelajaran Bahasa Indonesia, Fikih, Al-Qur’an Hadits, Matematika, PPKn, Bahasa Arab, Bahasa Inggris, serta berbagai mata pelajaran peminatan seperti Biologi, Kimia, Fisika, Ekonomi, Geografi, Sosiologi, Informatika, Ushul Fikih, Ilmu Tafsir, dan Ilmu Hadits.
Khusus bagi peserta didik kelas XI, jadwal asesmen disesuaikan dengan program peminatan yang diikuti. Beberapa mata pelajaran lintas minat juga dijadwalkan pada hari-hari tertentu guna memberikan kesempatan yang optimal bagi seluruh peserta didik dalam mengikuti asesmen.
Selain ujian mata pelajaran, madrasah juga menjadwalkan Ujian BTAQ (Baca Tulis Al-Qur’an) pada 17 Juni 2026. Sementara itu, tanggal 18 dan 19 Juni 2026 dialokasikan untuk kegiatan susulan, remedial, dan pengayaan bagi peserta didik yang memerlukan tindak lanjut pembelajaran.
Menariknya, pelaksanaan ASAT di MAN 4 Sleman tidak hanya berorientasi pada pencapaian akademik. Sebagai bagian dari penguatan karakter dan akhlak karimah, setiap pagi peserta didik didampingi pengawas ujian untuk berdoa bersama dan melaksanakan tadarus Al-Qur’an sebelum mengerjakan soal. Suasana religius ini diharapkan mampu menumbuhkan ketenangan, kejujuran, dan semangat belajar dalam diri peserta didik.
Pada waktu istirahat pertama, peserta didik juga melaksanakan salat Duha berjamaah sebagai bentuk pembiasaan ibadah di lingkungan madrasah. Setelah seluruh rangkaian ujian selesai, para peserta didik tidak langsung meninggalkan madrasah, melainkan diajak menutup kegiatan dengan melaksanakan salat Zuhur berjamaah sebelum kembali ke rumah. Pembiasaan tersebut menjadi bagian dari upaya madrasah dalam menanamkan nilai-nilai religius, kedisiplinan, tanggung jawab, serta integritas kepada seluruh peserta didik.
Kepala MAN 4 Sleman, Drs. Ahmad Arif Makruf, M.A., M.Si., berharap seluruh peserta didik dapat mempersiapkan diri dengan baik, menjaga kesehatan, serta menjunjung tinggi kejujuran selama mengikuti asesmen. Melalui ASAT ini, madrasah tidak hanya mengukur capaian akademik peserta didik, tetapi juga membentuk generasi yang unggul dalam prestasi, kuat dalam karakter, dan berakhlak mulia.
Dengan persiapan yang matang dari panitia, guru, dan peserta didik, pelaksanaan Asesmen Sumatif Akhir Tahun 2025/2026 di MAN 4 Sleman diharapkan berjalan lancar, tertib, dan menghasilkan gambaran yang komprehensif mengenai capaian belajar peserta didik selama satu tahun pembelajaran. Lebih dari itu, kegiatan ini menjadi sarana untuk menumbuhkan budaya akademik yang sehat sekaligus memperkuat nilai-nilai keislaman yang menjadi ciri khas pendidikan madrasah.(dzl)



