News

Sukses Pemilos Paperless di MAN 4 Sleman

Sleman – Setiap siswa-siswi MAN 4 Sleman harus mencermati visi-misi yang disampaikan oleh Paslon Ketua & Wakil Ketua OSIS agar mengerti dan memahami program yang akan dilaksanakan.  Warga sekolah atau madrasah bisa memilih Paslon yang memiliki program terbaik, menggunakan hak pilih agar pemilihan berjalan sukses.  “Jangan sampai ada yang golput, beda pilihan itu wajar, usai pemilihan semua siswa harus tetap menjaga kebersamaan dan kerukunan.  Jadilah pemilih yang rasional dan bertanggungjawab,” pesan Huda Al Amna, Ketua Divisi Sosialisasi, Pendidikan Pemilih, Partisipasi Masyarakat dan Sumber Daya Manusia KPU Kabupaten Sleman di depan siswa-siswi MAN 4 Sleman Kamis (11/9/2025) di tengah acara Debat Kandidat.

Di depan para pasangan calon (paslon), tim sukses, serta warga madrasah yang sedang mengikuti Debat Kandidat, Huda mengapresiasi siswa-siswi MAN 4 Sleman, yang mampu menyelenggarakan Pemilihan Ketua dan Wakil Ketua OSIS atau Pemilos.  Ia berpesan nantinya di Pemilu 2029 mendatang, para siswa sudah memiliki hak pilih dan harus menggunakan hak pilihnya.  “Pemilos ini bisa digunakan sarana dan miniature belajar demokrasi,” tegas Huda, serta di tahun mendatang siap mendampingi kegiatan serupa. Ia beserta team juga mengunjungi sekolah lain, “Untuk besuk pagi, kami akan mengunjungi Pemilos di SMA Negeri 1 Godean,” imbuhnya.

Sementara Arif Setiawan, Ketua Divisi Perencanaan, Data & Informasi KPU Kabupaten Sleman, menegaskan dalam pemilu kedaulatan ada di tangan rakyat.  Sehingga pada Pemilos, kedaulatan ada di tangan para siswa. “Kalian harus mampu menjaga kedaulatan itu, selanjutnya berkontribusi nyata dalam pemilos.  Gunakan hak pilih, jalani semua prosesnya,” imbuhnya.  Hadir pula dua Staf Sekretariat KPU Kabupaten Sleman,  Nur Cholis dan Danang Kusbiyantoro.

Kehadiran 4 personal KPU Sleman sangat berkesan bagi para siswa, terlebih para anggota KPU Pemilos.  Selain memantau, team juga memberikan sosialisasi kepemiluan, memberi penjelasan melalui tanya jawab dengan 10 door prize menarik.

Aqmal Hafidh Saputra Ketua KPU Pemilos menyampaikan terima kasih atas kunjungan KPU Sleman yang memberi surprise.  “Saat ini debat kandidat, penyampaian visi mis calon, dengan panelis kakak-kakak dari UNY. Pemilos secara online, menghemat beaya dan tenaga.  Ada 4 tim jemput bola ke setiap kelas,” paparnya. Aqmal menyampaikan bahwa Pemilos diikuti 649 pemilih, terdiri dari 583 siswa dan 66 guru-pegawai.

Pemilos di MAN 4 Sleman diikuti 3 paslon.  Paslon 1 Galih Bima Ramadhan – Rezyka Nur Safitri, Paslon 2 Azka Faris Lombu – Kay Amrina Rasyada, dan Paslon 3 Ahkdan Hafidh Saputra – Aira Anindhita Riyanto.

Dalam pelaksanaan Pemilos, secara teknis ada 4 link untuk memilih, link untuk siswa kelas 10, 11, dan 12, serta satu link untuk guru dan pegawai.  “Petugas KPU masuk ke kelas-kelas dan ruang guru, memberikan satu kode untuk memilih.  Kode hanya bisa dipakai satu kali.  Sesudah submit otomatis terpantau langsung tim KPU pusat,” jelasnya.  Usai memilih, pemillih mengembalikan kode dan menandatangi bukti telah memilih, imbuhnya.

Aqmal melaporkan, dari 649 pemilih, yang menggunakan hak pilih 585 orang, Golput 17, tidak hadir atau tidak memilih sebanyak 64 orang.  Adapun perolehan suara, Paslon I  300 suara, Paslon II 126 suara, dan Paslon III 142 suara.  Hasil pemilos tersebut dituangkan dalam berita acara yang ditandatangani sekretaris dan Ketua KPU, perwakilan tim sukses, dan wakil kepala bidang kesiswaan.

“Alhamdulillah Pemilos lancar, inovatif paperless (tanpa kertas), lebih hemat beaya, hemat tenaga, ramah lingkungan.  Itu yang kami tekankan kepada tim KPU,” tegas Edy Suparyanto wakil kepala bidang kesiswaan, yang mendampingi sejak perencanaan, rekuitmen, hingga pelaksanaan. (Edy – KIM Sumber Biwara Moyudan)

Show More

Related Articles

Back to top button
-->