NewsReligi

MAN 4 Sleman Gelar Dzikir dan Doa Bersama Sambut ASAT Tahun Ajaran 2025/2026

Sleman (MAN 4 Sleman) — Suasana khusyuk menyelimuti Masjid An-Najah lantai 2 MAN 4 Sleman pada Selasa (26/05/2026) usai pelaksanaan salat Dzuhur berjamaah. Ratusan siswa kelas X dan XI tampak duduk rapi memenuhi ruang masjid mengikuti dzikir dan doa bersama yang didampingi para guru serta pegawai madrasah.

Kegiatan tersebut digelar dalam rangka menyambut Asesmen Sumatif Akhir Tahun (ASAT) Tahun Ajaran 2025/2026. Melalui kegiatan ini, madrasah berharap para siswa tidak hanya mempersiapkan diri secara akademik, tetapi juga memperkuat kesiapan mental dan spiritual.

Dzikir dan doa bersama dipandu oleh Guru Al-Qur’an Hadis, Andi Muchtar, S.Pd. Dalam tausiyah singkatnya sebelum memimpin doa, Andi menyampaikan pentingnya fokus dan konsentrasi sebagai salah satu faktor utama keberhasilan seseorang.

Ia mengisahkan seorang anak yang enggan pergi ke masjid karena merasa tidak dapat khusyuk beribadah akibat terganggu oleh perilaku orang lain di sekitarnya. Mendengar hal itu, sang ibu memberikan pelajaran sederhana namun penuh makna. Anak tersebut diminta membawa sebuah gelas berisi air setengah penuh sambil berjalan dengan pesan agar air di dalamnya tidak tumpah.

Karena fokus menjaga air agar tetap tenang, anak itu berhasil menjalankan tugasnya tanpa memedulikan keadaan di sekelilingnya. Dari pengalaman tersebut, sang ibu menasihati bahwa seseorang yang benar-benar fokus pada tujuan dan ibadahnya tidak akan mudah terganggu oleh hal-hal di luar dirinya.

“Ketika hati dan pikiran fokus kepada Allah serta tujuan yang baik, maka gangguan di sekitar tidak akan mudah memengaruhi kita,” tutur Andi di hadapan para jamaah.

Kepala MAN 4 Sleman, Drs. Ahmad Arif Makruf, M.A., M.Si., menyampaikan bahwa kegiatan spiritual seperti dzikir dan doa bersama menjadi bagian penting dalam membangun karakter siswa, terlebih menjelang pelaksanaan ASAT.

“Kami ingin siswa menghadapi asesmen tidak hanya dengan kesiapan belajar, tetapi juga dengan hati yang tenang dan penuh keyakinan. Ikhtiar lahir harus diimbangi dengan ikhtiar batin melalui doa dan dzikir kepada Allah SWT,” ungkapnya.

Ia juga berharap seluruh siswa dapat menjalani ASAT dengan jujur, disiplin, dan penuh tanggung jawab sehingga memperoleh hasil terbaik sesuai usaha yang telah dilakukan.

Kegiatan berlangsung dengan tertib dan penuh kekhidmatan. Para siswa mengikuti rangkaian dzikir dan doa bersama secara serius sebagai bentuk ikhtiar spiritual dalam menyongsong ASAT Tahun Ajaran 2025/2026. (dzl)

Show More

Related Articles

Back to top button
-->