NewsNews

Perkuat Zona Integritas, Kemenag Sleman Gelar Program ‘Sapa Spontan’ di MAN 4 Sleman

SLEMAN – Kantor Kementerian Agama (Kankemenag) Kabupaten Sleman terus berkomitmen memperkuat budaya kerja berintegritas di lingkungan satuan kerjanya. Salah satunya melalui program inovatif “Sapa Spontan” yang kali ini dilaksanakan di Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 4 Sleman pada Kamis (11/6/2026).

Kehadiran tim Kankemenag Sleman dipimpin langsung oleh Kepala Kantor, H. Nadhif, didampingi Kasubbag TU, H. Sangaji, serta Plt Kasi Pendidikan Madrasah, Tri Wahyuni. Kedatangan rombongan disambut hangat oleh Kepala Tata Usaha MAN 4 Sleman, Wahir Tupono.

Sebelum memasuki sesi pembinaan resmi, H. Nadhif bersama rombongan menyempatkan diri berkeliling lingkungan madrasah dan berdialog santai dengan para guru serta pegawai yang sedang bertugas.

Disiplin Sebagai Cermin Profesionalitas ASN

Dalam sesi pembinaan yang berlangsung dengan suasana hangat dan penuh kekeluargaan, Plt Kasi Pendidikan Madrasah, Tri Wahyuni, mengingatkan kembali esensi kedisiplinan bagi para Aparatur Sipil Negara (ASN).

“Kedisiplinan adalah cerminan tanggung jawab kita sebagai pendidik dan tenaga kependidikan. Kehadiran serta ketepatan waktu perlu terus dijaga sebagai bentuk komitmen dalam memberikan layanan terbaik,” ujar Tri Wahyuni.

Bukan Sidak, Melainkan Sarana Silaturahmi dan Penguatan Budaya Kerja

Sementara itu, Kepala Kankemenag Sleman, H. Nadhif, menegaskan bahwa program Sapa Spontan ini sengaja didesain dengan pendekatan yang berbeda. Ia menggarisbawahi bahwa kegiatan ini bukanlah sebuah inspeksi mendadak (sidak) yang kaku.

  • Bukan Mencari Kesalahan: Sapa Spontan berfokus pada penguatan kebersamaan.

  • Membangun Kesadaran: Integritas harus dimulai dari kesadaran diri masing-masing pegawai.

  • Tiga Pilar Kedisiplinan: Menurut Nadhif, integritas wajib tercermin dalam kedisiplinan bekerja, kedisiplinan waktu, dan kedisiplinan berperilaku.

“Sapa Spontan bukan untuk mencari kesalahan, tetapi untuk menguatkan kebersamaan dan membangun kesadaran bahwa integritas dimulai dari diri sendiri,” tegas H. Nadhif.

Melalui program ini, Kankemenag Sleman berharap dapat memperkuat pengawasan internal sekaligus membangun budaya kerja yang sehat, transparan, dan akuntabel.

Menuju Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK)

Pendekatan humanis dan persuasif yang diusung dalam Sapa Spontan merupakan bagian dari langkah nyata Kankemenag Sleman dalam meneguhkan komitmen mewujudkan Zona Integritas menuju Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK).

Dengan suburnya budaya disiplin dan integritas di lingkungan madrasah, program ini diharapkan tidak hanya mendongkrak kinerja para guru dan pegawai, tetapi juga mampu memberikan teladan (role model) yang positif bagi seluruh warga madrasah, terutama para peserta didik. (eds)

Show More

Related Articles

Back to top button
-->