News

MAN 4 Sleman Lakukan Telaah Instrumen Akreditasi

Sleman (MAN 4 Sleman) – Akreditasi sekolah/madrasah merupakan evaluasi dan penilaian kualitas yang dilakukan oleh Tim Asesor Badan Akreditasi Nasional (BAN) guna menetapkan kelayakan dari satuan pendidikan /sekolah formal dengan menggunakan instrumen yang mengacu pada Standar Nasional Pendidikan. Sebagai salah satu madrasah sasaran akreditasi tahun 2023, MAN 4 Sleman melakukan telaah instrumen akreditasi pada kegiatan MERAPI (Menyapa Rabu Penuh Inspirasi) Rabu (25/01/2023).

Telaah instrumen dilakukan untuk mendalami empat komponen utama yang menjadi penilaian, yakni mutu lulusan, proses pembelajaran, mutu guru dan manajemen sekolah. “Dengan menggunakan perangkat akreditasi Instrumen Akreditasi Satuan Pendidikan (IASP) 2020, tim asesor akan melakukan penilaian melalui berbagai teknik penggalian data, yakni pengamatan lapangan (observasi), telaah dokumen, wawancara, dan penyebaran angket/kuesioner,” ujar pembicara kegiatan, Dra. Hj Charisatuniswah, M.Pd.

Charis menekankan, syarat utama madrasah dapat divisitasi adalah terpenuhinya Indikator Pemenuhan Mutlak (IPM). Untuk itu sebelum melakukan telaah, peserta kegiatan yang terdiri dari seluruh unsur kepala madrasah, guru dan pegawai bersama-sama diajak menghitung Indikator Pemenuhan Relatif (IPR).

Selanjutnya kegiatan diisi dengan mencermati indikator dan dokumen akreditasi. Terkait dengan sistem penilaian berbasis kinerja, Charis menegaskan seluruh unsur madrasah termasuk siswa dan komite harus ikut berperan aktif. Guru harus mempersiapkan RPP yang sinkron dengan hasil penilaian beserta bukti fisik.

Kepala madrasah, Mohamad Yusuf,S.Ag.,M.Pd, menargetkan nilai 100 pada akreditasi yang akan datang. Untuk itu Yusuf menugaskan masing-masing tim untuk meningkatkan kerja sama mempersiapkan borang akreditasi yang disertai bukti fisik secara matang. (Tutut)

Show More

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


The reCAPTCHA verification period has expired. Please reload the page.

Back to top button