Tuntaskan Tugas di Dunia Kerja, Siswa MAN 4 Sleman Resmi Ditarik dari Lokasi PKL

Sleman (MAN 4 Sleman) – Setelah satu bulan menjalani Praktik Kerja Lapangan (PKL) di berbagai mitra industri dan lembaga, siswa MAN 4 Sleman resmi ditarik kembali ke madrasah. Proses penarikan ini berlangsung secara bertahap pada Senin–Rabu (14–16/07/2025), ditandai dengan kunjungan akhir dari guru pembimbing ke lokasi PKL.
Sebanyak 90 siswa dari jurusan Agribisnis Pengolahan Hasil Pertanian (APHP), Desain Komunikasi Visual (DKV), dan Tata Busana telah menyelesaikan seluruh rangkaian kegiatan praktik yang dimulai sejak 11 Juni 2025 lalu. Dalam proses penarikan, guru pembimbing menyampaikan ucapan terima kasih kepada pihak mitra yang telah mendampingi dan memberikan kesempatan belajar kepada siswa.

Umi Hidayati, S.P., guru pembimbing jurusan APHP, menyampaikan rasa syukurnya atas kelancaran pelaksanaan PKL tahun ini. “Alhamdulillah, seluruh siswa bisa menyelesaikan tugas dengan baik. Banyak dari mereka mendapatkan pengalaman berharga yang tidak bisa diperoleh di ruang kelas,” ujarnya saat melakukan penarikan di salah satu mitra.
Pihak mitra pun menyampaikan kesan positif terhadap siswa PKL dari MAN 4 Sleman. Mereka menilai para siswa cukup cepat beradaptasi, memiliki semangat belajar tinggi, dan mampu menunjukkan sikap yang sopan serta bertanggung jawab selama berada di tempat kerja.
Kepala MAN 4 Sleman, Drs. Ahmad Arif Makruf, MA., M.Si., menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh mitra PKL atas dukungan dan bimbingan yang diberikan kepada siswa.
“Kerja sama ini sangat penting sebagai bagian dari proses pembelajaran berbasis dunia nyata. Harapannya, siswa dapat mengambil hikmah, pengalaman, dan keterampilan yang kelak berguna saat mereka benar-benar terjun ke dunia kerja atau melanjutkan studi,” ungkapnya.
Setelah penarikan, siswa akan melanjutkan proses penyusunan laporan PKL dan presentasi hasil praktik mereka di hadapan guru pembimbing. Dengan berakhirnya program ini, para siswa kini telah menapaki satu tahap penting dalam perjalanan pendidikan mereka—yakni belajar langsung dari realitas kehidupan kerja yang sesungguhnya.(dzl)



